Memahami Wujud

Bismillahirrahmanirrahim

Memahami Wujud

(Ranah Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi) 

Tidak semua keinginan kita (manusia) terwujud. Sebab kita bukan Allah. Keinginan kita yang muncul dari jauhar kita terbatasi oleh akisedent-aksident yang ada. Berbeda dengan keinginan Allah yang Dia memang bukan jauhar yang selalu terkait dengan aksident-aksident sehingga keinginan-Nya tak terbatasi oleh apapun. Sebab itu, jika Allah menginginkan maka ada dan jika tidak maka tidak ada.

Jika keinginan kita terwujud — itupun atas keinginan Allah. Jika Allah tidak menginginkannya maka tidak terwujud. Sebab keinginan Allah itu sebagaimana telah dikatakan— itu tidak terbatas oleh apapun. 

Yang pasti sebagaimana yang diajarkan oleh Allah adalah kita mesti berjuang sesuai dengan apa yang dicintai oleh Allah sebagaimana yang diterangkan oleh wahyu-Nya, kekasih-kekasih-Nya dan para pejuang-Nya.   

Berlandaskan itu, maka insya Allah kita selalu sadar akan hakikat kita sebagai hamba-Nya (haqiqatu al-‘abd) dan Allah sebagai ilah (haqiqatu al-ilah).                 Al-Hamdullilah. 

About arryfitrah

jadilah orang yang bermanfaat untuk semua orang
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s